Rekomendasi

Presiden Beri Kenaikan Pangkat Bagi Kru KRI Nanggala Termasuk Jamin Pendidikan Anaknya

Kamis, 29 April 2021 : 18.44
Published by Hariankota


SURABAYA  -  Bersilaturahmi dengan perwakilan keluarga awak KRI Nanggala 402 di Hanggar Lanudal Juanda, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis, (29/4/2021), Presiden Joko Widodo secara langsung sampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para patriot bangsa awak Nanggala 402.


"Atas nama negara, pemerintah, rakyat saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas gugurnya para patriot KRI Nanggala 402. Semoga arwah beliau-beliau diterima di sisi-Nya, diberikan tempat yang terbaik, diampuni dosa-dosanya," papar Presiden dalam siaran persnya.  


Selain itu, orang nomor satu di Indonesia tersebut juga tegaskan pemerintah memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada para awak KRI Nanggala 402 yang telah gugur dalam tugasnya menjalankan amanat menjaga perairan Indonesia.   


"Bagi putra-putri para awak kapal nanti akan diatur oleh negara agar bisa sampai kuliah di perguruan tinggi. Tadi saya sampaikan kepada Panglima dan KSAL agar pengaturan dan manajemen mekanismenya semuanya diatur agar rapi," ungkap Jokowi. 


Bahkan pemerintah juga akan membangunkan rumah bagi para keluarga korban KRI Nanggala 402. Adapun untuk lokasi rumahnya, Presiden memberikan kebebasan kepada para keluarga korban untuk menentukan.


"Nanti ibu-ibu sekalian akan juga dibangunkan rumah yang tempatnya kami nanti mengikuti ibu-ibu semuanya. Terserah bisa di Gresik, di Sidoarjo, atau di tempat lain. Mekanisme ini nanti tolong Pak KSAL dan Panglima bisa mengaturnya sesegera mungkin sehingga segera nanti bisa ini kita laksanakan," tandasnya.


Hadir dalam acara silaturahmi tersebut Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAL Laksamana Yudo Margono, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.



Jurnalis : San
Editor : Mahardika

Share this Article :