Rekomendasi

Buleleng Libatkan OPD Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi

Minggu, 02 Mei 2021 : 22.11
Published by Hariankota


BULELENG
- Pemerintah Kabupaten Buleleng gandeng seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan monitoring terhadap pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Buleleng. 


Diketahui Pemkab Buleleng kembali menerima vaksin Covid-19 yakni Astrazeneca sebanyak 50.000 dosis untuk suntikan pertama.


"Pemkab Buleleng dapat vaksin Covid sekitar 50.000 dosis dengan merk Astrazeneca," jelas Sekretaris Daerah sekaligus Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa usai memimpin rapat koordinasi terkait vaksinasi di ruang kerjanya, Minggu (2/5/2021).


Sasaran prioritas segera ditentukan dan akan diputuskan dalam rapat yang akan diselenggarakan hari Senin besuk. Mana yang akan dimasukkan sebagai prioritas. Apakah prioritasnya adalah kawasan padat atau di kota, desa/kelurahan yang sedang menghadapi kasus aktif atau terakumulasi tinggi.


“Berdasarkan arahan juga menyasar lansia. Beberapa skema disiapkan. Tentu keputusannya besok dengan Ketua Satgas yaitu Bapak Bupati. Skema mana yang digunakan dan berapa persen lansia yang akan disasar dari 63.000 yang sudah ditargetkan sebelumnya,” jelasnya.


Pihaknya melibatkan OPD untuk melakukan monitoring karena vaksinasi diberikan waktu dari tanggal 5 sampai 19 Mei 2021. Dan dalam kurun waktu tersebut  50.000 dosis harus habis.


Sehingga dari Satgas Provinsi mengharapkan setiap OPD ikut terlibat untuk memonitor jalannya vaksinasi. Jika ada yang kurang lancar bisa langsung dilaporkan ke Satgas Kabupaten. 


“Hanya memonitor. Jika ada yang tersumbat pimpinan OPD yang mendekati. Secara umum, pelaksanaan vaksinasi di Buleleng tidak ada masalah selama ini. Tapi, alangkah baiknya OPD juga ikut berpartisipasi,” katanya.




Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :