Rekomendasi

Gubernur Pastikan Vaksinasi Massal di Bali Lancar

Minggu, 23 Mei 2021 : 21.45
Published by Hariankota


DENPASAR
– Fasilitasi vaksinasi kepada 10.000 warga komunitas Tionghoa (INTI), Gubernur Bali, Wayan Koster mendapatkan apresiasi dari masyarakat yang tergabung dala Keluarga Besar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali dan INTI Klub Bali Sehat (IKBS).


Gubernur Bali, Wayan Koster juga berpesan agar warga masyarakat taat dalam pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Termasuk menggunakan masker selama proses vaksinasi berlangsung. 


"Saya harus memastikan kegiatan vaksinasi massal di Bali, khususnya di Denpasar berjalan dengan lancar,” jelasnya.


Gubernur Bali menyampaikan bahwa pada tanggal 20 Mei 2021, Bali lagi mendapat tambahan alokasi vaksin dari Menteri Kesehatan RI, sehingga total vaksin yang sudah diterima mencapai sebanyak 2.318.580 dosis dari target 6.000.000 dosis (38,3%).


 “Saya memberi prioritas vaksin untuk Denpasar dan Badung dengan alokasi paling banyak yaitu 1). Denpasar sebanyak 467.808 dosis; 2). Badung 465.100 dosis; 3). Gianyar 233.200 dosis; 4). Buleleng 188.240 dosis; 5). Karangasem 169.000 dosis; 6). Tabanan 142.700 dosis; 7). Jembrana 116.120 dosis; 8). Klungkung 105.700 dosis; 9). Bangli 82.480 dosis; dan 10). Provinsi Bali sebanyak 348.232 dosis. Sedangkan jumlah penduduk yang sudah divaksinasi mencapai sebanyak 1.592.110 orang, yang terdiri dari vaksinasi suntik pertama sebanyak 1.120.640 orang, dan suntik kedua sebanyak 471.470 orang,” ungkapnya.


Gubernur Koster menyampaikan bahwa sampai saat ini kegiatan vaksinasi di Pulau Bali masih berlangsung, dengan menyasar kelompok masyarakat yang meliputi Lansia, Pelayan Publik (Petugas Keamanan, Pegawai Pemerintah, Petugas Transportasi, Pelaku Pariwisata, Pasar Swalayan, Pedagang Pasar, Tenaga Pendidik, Pegawai Bandara Ngurah Rai, Pegawai Pelabuhan, Pegawai Perbankan, Tokoh Agama, Wakil Rakyat, Pejabat Negara, Atlet, juga Wartawan, hingga Masyarakat Perkotaan. 


“Pencapaian target vaksinasi sangat tergantung dengan jumlah vaksin yang dialokasikan Pemerintah Pusat untuk Bali, mengingat ketersediaannya yang terbatas," paparnya.  


Untuk itu, dirinya berupaya keras agar Bali mendapat alokasi yang mencukupi untuk mempercepat pembentukan kekebalan komunitas guna mencegah penularan Covid-19. 


"Pencapaian ini sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam rangka pemulihan perekonomian dan pariwisata di Bali,” jelasnya. 


Sementara itu, Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali, Sudiarta Indrajaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, karena Pemerintah Provinsi Bali telah memfasilitasi dosis vaksin AstraZeneca untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi massal lintas komunitas yang jumlahnya mencapai 10.000 orang. 


"Vaksinasi massal ini kami selenggarakan sebagai upaya untuk mendukung program strategis Pemerintah Provinsi Bali yang memiliki target 70 persen vaksinasi Covid-19, guna mewujudkan zona hijau," ungkapannya.  


Atas kerjasama ini, Museum Rekor Dunia Indonesia menganugerahkan Kami (Perhimpunan Indonesia Tionghoa Bali dan IKBS, red) atas rekor Vaksinasi Covid-19 kepada Anggota Lintas Komunitas Terbanyak. 



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :