Rekomendasi

Kutuk Keras Israel Serang Masjid Al Aqsha, DSKS Dorong Pemerintah RI Bersikap Tegas

Selasa, 11 Mei 2021 : 20.35
Published by Hariankota


SOLO
- Dewan Syari'ah Kota Surakarta (DSKS) mengutuk keras serangan Israel terhadap masjid Al Aqsha. Serangan yang dilakukan di bulan Ramadan pada 8 Mei lalu tersebut telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa baik meninggal maupun luka-luka.

"Bangsa Indonesia memiliki ikatan emosional yang dalam dengan Palestina. Palestina termasuk negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia, sangat menentang segala bentuk penjajahan apalagi disertai tindakan biadab," kata Koordinator Dewan Ri'asah Tanfidziyah DSKS, Abdul Rachim Ba'asyir saat konferensi pers, Selasa (11/5/2021) sore.

Kepada hariankota.com, putra Abu Bakar Ba'asyir yang akrab dengan panggilan Ustadz I'im ini mengatakan, semestinya rakyat Palestina diberi kemerdekaan agar mereka tidak diganggu saat menjalankan ibadah. Apa yang terjadi sekarang ini adalah bentuk penjajahan dan ini selalu saja berulang perbuatan keji pasukan Israel terhadap rakyat Palestina.

"Sejak beberapa hari lalu, dalam kondisi umat Islam sedang menjalankan ibadah Ramadan, selain Masjidil Aqsha yang mereka rusak, saat ini mereka terus saja melakukan bombardir sehingga korbannya juga makin banyak," paparnya didampingi Humas DSKS Endro Sudarsono.

Dengan adanya kejadian serangan itu, DSKS berharap kepada pemerintah Indonesia dan negara - negara lain di dunia menggalang kekuatan untuk melakukan tekanan kepada Israel agar segera menghentikan aksi keji Isreal, dan bila perlu supaya diusir pergi meninggalkan Palestina.

"Indonesia memiliki jumlah umat Islam terbanyak di dunia, oleh karenanya pemerintah harus bersikap tegas agar nanti tidak dipermalukan di hadapan bangsa-bangsa lain. Bagaimanapun Masjidil Aqsha itu adalah kiblatnya kaum muslimin, itu adalah situs yang sangat dimuliakan oleh umat Islam," tegasnya.

Meskipun begitu, DSKS mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo sesuai dengan kapasitasnya, yakni melakukan kecaman dan lobi melalui jalur- jalur diplomatik dengan PBB.

"Kami akan terus memantau perkembangannya dan menyeru kepada umat Islam untuk memberikan kepeduliannya terhadap Al Aqsha dengan mendoakan maupun memberi donasi semaksimal mungkin," pungkasnya.


Reporter: Sapto Nugroho

Penulis: Sapto Nugroho

Editor; Gunadi


Share this Article :