Rekomendasi

Laka Perahu Wisata Maut Kedung Ombo, Seorang Anak Bawah Umur Jadi Tersangka

Selasa, 18 Mei 2021 : 18.25
Published by Hariankota


BOYOLALI
- Seorang anak bawah umur inisial GA (13) ditetapkan sebagai tersangka kasus laka air maut perahu wisata terbalik di waduk Kedung Ombo, Boyolali. Ia harus menjadi pesakitan karena merupakan nahkoda perahu tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat hariankota.com, GA menjadi nahkoda perahu atas perintah pamannya yang bernama Kardiyo (52), pemilik warung apung yang menjadi tujuan penumpang perahu. Bersama GA, Kardiyo juga ditetapkan sebagai tersangka.

Dari hasil penyelidikan Polisi, GA sudah setahun bekerja di warung apung milik pamannya itu dengan upah Rp 100 ribu per hari. Saat kejadian, ia mengaku diperintah pamannya untuk mengantarkan penumpang dari tepi waduk ke warung apung.

"Keterangan yang berhasil kami terima dari saudara GA, diperintahkan oleh pamannya (Kardiyo) untuk mengantarkan penumpang atau calon pelanggan warung dari daratan ke warung apung," kata Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond dalam rilis, Selasa (18/5/2021).

Fakta lain berdasarkan penyidikan dan keterangan penumpang perahu yang selamat, Kapolres menyampaikan, saat kejadian perahu terbalik bukan disebabkan adanya penumpang yang melakukan swafoto atau selfie. Namun karena muatan berlebih.

“Saat itu penumpang berdiri karena panik, air sudah mulai masuk ke perahu,” terang Kapolres.  

Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, saat ini baik GA maupun pamannya belum dilakukan penahanan. Penyidik rencananya akan memanggil keduanya untuk dimintai keterangan sebagai tersangka pada Kamis (20/5/2021) mendatang.

"Dalam pemeriksaan nanti, tersangka 1 (GA) akan didampingi oleh Bapas (Balai Pemasyarakatan), juga didampingi orang tuanya dan penasehat hukumnya," imbuhnya.

Selain menetapkan dua tersangka, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 1 unit perahu motor warna putih beserta mesinnya bermerk Yamaha Enduro 25 PK, 4 buah pasang sandal, serta 14 buah sandal tanpa pasangan.

Atas kejadian laka perahu wisata terbalik itu, tersangka GA dijerat pasal 359 KUHP, yakni barang siapa karena salahnya menyebabkan matinya orang.

Sedangkan Kardiyo dijerat pasal 76 I UU No. 35/2014 tentang perubahan atas UU No. 23/2002 tentang perlindungan anak. Adapun ancaman hukumannya berupa penjara 0 tahun atau denda Rp 200 juta.

Diberitakan sebelumnya, sebuah perahu wisata berpenumpang 20 orang terbalik di Waduk Kedung Ombo, Sabtu (15/5/2021) siang. 11 orang selamat, sedangkan 9 orang lainnya tenggelam dan ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.


Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi



Share this Article :