Rekomendasi

Mobilitas Pengguna KRL Yogyakarta-Solo Berkurang Selama Musim Mudik Lebaran

Jumat, 28 Mei 2021 : 23.14
Published by Hariankota


SOLO
- Sepanjang bulan puasa lalu, KRL Yogyakarta-Solo melayani 121.417 orang dengan pengguna terbanyak pada Sabtu (1/5) sebanyak 4.958 orang. 


Kemudian saat masa larangan mudik 6-17 Mei 2021 layanan KRL Yogyakarta-Solo tetap beroperasi dengan 20 perjalanan per hari. 


Sepanjang 12 hari pemberlakuan 

masa larangan mudik, KAI Commuter mencatat jumlah pengguna KRL Yogyakarta-Solo sebanyak 48.572 orang dengan pengguna terbanyak pada Senin (17/5) sebanyak 7.172 orang. 


"Angka ini turun 5,8% dibanding pekan sebelumnya yaitu 51.589 orang," jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba. 


Sementara itu Stasiun Solo Balapan masih menjadi stasiun yang ramai dibanding stasiun lainnya di 

wilayah Kota Surakarta. 


Selama masa larangan mudik Stasiun Solo Balapan melayani 13.855 pengguna KRL, sementara di Stasiun Purwosari melayani 5.259 pengguna KRL. 


Tak hanya itu, pengguna KRL yang keluar di Stasiun Solo Balapan sebanyak 12.293 orang dan yang keluar di Stasiun Purwosari berjumlah 7.018 orang. 


"Sejalan dengan normalnya kembali aktivitas warga, tak menutup kemungkinan stasiun-stasiun lain 

juga akan mengalami pertumbuhan pengguna KRL," lanjutnya.  


Saat ini sebanyak 60% pengguna KRL menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), sementara kartu elektronik bank sebanyak 21%, dan dengan QR Code sebanyak 19%. 


Sementara itu selama masa larangan mudik KMT yang terjual berjumlah 7.384 unit dan kartu elektronik bank berjumlah 273 unit.


Layanan KRL Yogyakarta-Solo saat ini seluruhnya sudah dilayani menggunakan tiga rangkaian KRL, 

dimana dalam satu rangkaian tersebut terdiri dari stamformasi (SF) 8 kereta. 




Jurnalis : Dita
Editor : Mahardika

Share this Article :