Rekomendasi

Pempov Bali Percepat Proses Vaksinasi

Sabtu, 15 Mei 2021 : 22.27
Published by Hariankota


BULELENG
- Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyebutkan sesuai dengan arahan dari Gubernur Bali, bahwa 500 ribu vaksin Astrazeneca dibagikan ke kabupaten/kota pada tanggal 4 Mei 2021 lalu.  


"Diupayakan habis digunakan paling lambat tanggal 20 Mei 2021," jelasnya 

melakukan pemantauan proses vaksinasi tuntas di Buleleng, Sabtu (15/5/2021).


Dirinya selaku Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, ia menindaklanjuti arahan tersebut dengan memantau situasi di lapangan bagaimana perkembangan vaksinasi dengan vaksin Astrazeneca ini di kabupaten/kota.


"Memastikan vaksinasi berjalan dan tanggal 20 Mei 2021 sudah habis digunakan," lanjutnya.  


Mengingat ini komitmen Gubernur Bali dengan Menteri Kesehatan. Harus habis. Jika ini habis, pemberian vaksin selanjutnya tentu akan berlanjut.


"Gubernur Bali mempercepat proses vaksinasi untuk mendapat pasokan vaksin yang lancar dari pemerintah pusat," sebutnya.


Pada hari ini, pemantauan dilakukan di Kabupaten Buleleng. Menurut pria yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali ini, Buleleng menunjukkan perkembangan yang sangat bagus.


Per tanggal 14 Mei 2021, 58% lebih vaksin Astrazeneca tersebut sudah diserap. Dengan sisa 41 persen lebih. Angka ini menunjukkan komitmen Pemkab Buleleng melalui Satgas Penanganan Covid-19 dalam program vaksinasi.


Khususnya untuk menyelesaikan vaksinasi dengan vaksin Astrazeneca pada tanggal 19 Mei 2021. "Kalau makin cepat artinya makin bagus. Maka akan diberikan lagi pasokan atau dukungan vaksin untuk Buleleng," kata Dewa Made Indra.



Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :