Rekomendasi

RDP Dengan DPR RI, Kasal Jelaskan Kronologis Peristiwa KRI Nanggala-402

Jumat, 07 Mei 2021 : 22.13
Published by Hariankota


JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, dampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI membahas tiga agenda di Ruang Rapat Komisi I DPR RI Lt. 1 Gedung Nusantara II, Jakarta, Kamis (6/5/2021) kemarin. 


Rapat yang dihadiri Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid, para Wakil Ketua DPR RI serta anggota DPR dari 9 Fraksi membahas tiga agenda yaitu penjelasan tentang peristiwa KRI Nanggala-402, Kondisi terkini Alutsista TNI AL dan rencana modernisasi alutsista TNI AL khususnya kapal selam.


Dalam keterangan tertulis Dispenal, Kasal dalam kesempatan tersebut memaparkan kronologis kecelakaan KRI Nanggala-402 mulai dari tahap persiapan kapal akan melaksanakan latihan, saat melaksanakan penyelaman hingga kapal kehilangan kontak dan dinyatakan tenggelam yang dilanjutkan dengan proses pencarian.


Menurut Kasal, latihan penembakan torpedo yang dilaksanakan KRI Nanggala-402 merupakan latihan rutin dengan tujuan untuk melatih kemampuan prajurit. Latihan penembakan torpedo SUT baik kepala perang maupun kepala latihan dengan berbagai sasaran baik kapal permukaan maupun target latihan lainnya sudah sering dan terbiasa dilakukan oleh KRI Nanggala-402 bahkan sudah 17 kali.


KRI Nanggala-402 juga pernah menenggelamkan sasaran saat melaksanakan latihan di perairan Bali.


“Dari sisi kesiapan latihan KRI Nanggala-402 masih layak untuk melaksanakan latihan karena sudah diuji gladi tugas tempur tingkat I maupun tingkat II sebagai persyaratan untuk kapal-kapal pada latihan tingkat III terpadu antar satuan”, ungkap Kasal dikutip dari laman Infopublik.id


Kasal Laksamana Yudo Margono juga menyampaikan riwayat pemeliharaan KRI Nanggala-402 kurun waktu 2012 sampai dengan 2021 dimana pada tahun 2012 dilaksanakan pemeliharaan tingkat overhaul di Korea. Selanjutnya setiap tahun dilaksanakan proses pemeliharaan tingkat menengah di Kotama hingga tahun 2020 dilaksanakan pemeliharaan menengah dan docking dan dalam rangka latihan tahun 2021 dilaksanakan pemeliharaan tingkat menengah.


Dihadapan anggota Komisi I DPR RI, Kasal juga menyampaikan hal-hal yang sudah dilakukan pasca kejadian sebagai wujud belasungkawa yang mendalam diantaranya melaksanakan pendampingan terhadap keluarga korban oleh tim Psikologi dan Bintal.


Membantu pendidikan putra-putri prajurit KRI Nanggala yang gugur serta menganugerahkan Bintang Jalasena Nararya dan kenaikan pangkat oleh pemerintah serta memberikan bantuan tempat tinggal. 




Jurnalis : San 
Editor : Mahardika

Share this Article :