Rekomendasi

Tak Ada Penyekatan, Bupati Sukoharjo Pastikan Kesiapan Pospam Lebaran Gelar Operasi Yustisi

Minggu, 09 Mei 2021 : 21.42
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Jelang lebaran, Bupati Sukoharjo Etik Suryani melakukan pengecekan langsung tiga Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran untuk memantau kesiapan petugas di masing-masing pospam salah satunya di bundaran Patung Pandawa Solo Baru, Grogol, Minggu (9/5/2021).


Bersama Wakil Bupati, Agus Santosa, Etik secara marathon menyambangi tiga lokasi pospam yaitu, Pospam 01 di Simpang Lima Sukoharjo Kota, Pospam 02 di bundaran Patung Pandawa Solo Baru, dan terakhir Pospam 03 di Jl Ahmad Yani tepatnya bekas terminal Kartasura.


Mengingat Sukoharjo berada dalam wilayah aglomerasi mudik Solo Raya, tiga pospam tersebut tidak menggelar operasi penyekatan pemudik, namun akan fokus melakukan operasi yustisi terkait pencegahan dan penyebaran virus Covid-19 di Kota Makmur.


"Istilahnya, kami menyisir warga yang terlanjur mudik dengan melakukan swab test antigen. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik, hasilnya negatif," kata Bupati.


Penyisiran tidak hanya dilakukan melalui operasi yustisi melalui tiga pospam lebaran, namun juga dilakukan ke semua wilayah desa maupun kampung dengan menurunkan Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 dari semua tingkatan mulai tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.


"Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada klaster baru dari pemudik. Masih aman," ujar Etik didampingi mantan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya yang tak lain adalah suaminya kepada hariankota.com.


Etik berharap kepada warga Sukoharjo yang terlanjur mudik supaya benar-benar mematuhi apa yang sudah menjadi peraturan pemerintah daerah yakni, menjalankan protokol kesehatan (prokes), siap di swab test antigen, dan jika kedapatan positif harus melakukan isolasi mandiri.


Sementara, Kepala Pospam Lebaran 02, Solo Baru AKP Dalyanto dari Polres Sukoharjo menambahkan,  selain operasi yustisi, pihaknya juga akan melakukan pengamanan pelaksanaan shalat Idul Fitri di masa pandemi.


"Jumlah personil sebanyak 144 terdiri Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pramuka, dan dibantu beberapa ormas yang ada di Sukoharjo. Kami secara bergiliran selama 24 jam nonstop siaga ditempat dan secara berkala patroli di titik-titik lokasi rawan gangguan kamtibmas," terangnya.


Untuk operasi yustisi, lanjut Dalyanto sasarannya adalah pusat perbelanjaan seperti mall, supermarket hingga pasar tradisional. Kemudian juga menyisir rumah makan atau lokasi yang dimungkinkan banyak kerumunan.


"Ditempat-tempat tersebut kami juga melaksanakan edukasi kepada masyarakat agar tidak berkerumun. Intinya kami melakukan upaya maksimal pencegahan dan penyebaran Covid-19 di Sukoharjo," pungkasnya.




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :