Rekomendasi

Video Halalbihalal Bersama Unsur Parpol Viral, Plt Camat Sukoharjo Minta Maaf

Jumat, 21 Mei 2021 : 19.06
Published by Hariankota


SUKOHARJO
-  Viral di media sosial dan grup WhatsApp video acara halalbihalal yang digelar Pengurus Anak Cabang (PAC) salah satu parpol di wilayah Kecamatan/ Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan yang dilarang terselenggara berdasarkan SE Bupati untuk mencegah sebaran Covid-19 tersebut, diduga juga dihadiri Plt Camat Sukoharjo Havid Danang PW.


Dalam potongan video berdurasi 1,39 detik itu, terlihat seorang penyanyi dangdut perempuan menggenakan kaos hitam, rok mini serta bersepatu hak tinggi warna putih, tengah tampil dihadapan sejumlah tamu undangan sambil berjoget menggoyangkan pinggulnya.


Pantauan hariankota com, potongan video salah satunya beredar di akun Twitter Wong Sukoharjo @Sukoharjoinfo dan diteruskan ke akun Bupati Sukoharjo @Hj_EtikSuryani. Harapannya supaya segera mendapat tanggapan Bupati untuk dilakukan tindakan tegas terhadap oknum pejabat yang diduga melakukan pelanggaran.


Atas dugaan kehadirannya dalam acara itu, Plt Camat Sukoharjo mengaku telah dipanggil langsung oleh Bupati untuk diminta klarifikasinya. Ia menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mencegah keinginan panitia halalbihalal untuk tetap melaksanakan kegiatan.


"Jadi, terkait kegiatan halalbihalal PAC Parpol kemarin (Kamis, 20 Mei 2021), kami beserta jajaran Forkopimcam, disitu sebenarnya sudah mengingatkan. Kalaupun memang harus dilaksanakan, ya harus sesuai prokes. Dan (yang hadir) itu sudah sesuai standar, hanya 52 orang," kata Havid, Jum'at (21/5/2021).


Jumlah undangan sebanyak itu, menurut Havid berdasarkan pengecekan yang dilakukannya dilapangan. Ia juga menyebutkan dalam acara itu masing - masing kursi undangan juga sudah diberi jarak.


"Kami mengecek betul, 52 orang disana. Terus tempat duduk juga diberi jarak pada waktu itu. Untuk pelaksanaan kegiatan hanya beberapa pengurus dan ketua PAC dengan acara ramah tamah sambil makan bakso setelah itu pulang," paparnya.


Keberadaan hiburan organ tunggal musik dangdut lengkap dengan penyanyinya, menurut Havid merupakan sumbangan dari salah satu unsur anggota parpol yang menggelar kegiatan. Hiburan musik diluar dari skenario panitia dan tamu yang hadir.


"Terkait kegiatan itu, tentunya kami tadi pagi dipanggil Bupati dan Wakil Bupati. Kami terima teguran dari beliau selaku pimpinan kami. Kami juga meminta maaf pada seluruh jajaran instansi, dan seluruh lapisan masyarakat karena kelalaian kami," ujarnya.


Sebagai tindak lanjut atas peristiwa itu, Havid mengaku, sesuai instruksi Bupati, penyelesaian selanjutnya dilimpahkan ke Inspektorat. Saat ini ia diminta menunggu panggilan pemeriksaan.


"Tadi Bupati sudah menyerahkan seluruhnya kepada Inspektorat Kabupaten Sukoharjo. Kami menunggu pemeriksaan, nanti hasilnya bagaimana, ya kami tunggu saja," pungkasnya.




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :