Rekomendasi

Cegah Kerumunan, Dandim Sukoharjo Buka TMMD Sengkuyung II Tanpa Upacara Pasukan

Selasa, 15 Juni 2021 : 20.04
Published by Hariankota

Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan bersama Asisten I Sekda Sukoharjo Sukito melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan rehab masjid di Desa Parangjoro, Grogol, Sukoharjo dalam TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2021 (foto Sapto Nugroho)


SUKOHARJO
- Mencegah kerumunan ditengah penanganan penyebaran Covid-19, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2021 Kodim 0726/Sukoharjo dibuka tanpa upacara pasukan sebagaimana dilakukan pada waktu sebelum pandemi.

Upacara pembukaan diganti dengan penandatanganan berita acara di lobby ruang Bupati Sukoharjo oleh Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan dengan Asisten I Sekda, Sukito mewakili Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Selasa (15/6/2021).

Usai penandatanganan berita acara, Dandim bersama Asisten I menuju lokasi TMMD melakukan peletakan batu pertama rehab masjid di Desa Parangjoro, Grogol, Sukoharjo, diikuti undangan terbatas.

"Ada sejumlah program fisik yang akan dikerjakan di Desa Parangjoro selain program non fisik. Untuk sasaran program fisik masing-masing pembangunan talud jalan sepanjang 248 meter. Kemudian, betonisasi jalan dengan panjang 1.046 meter dan lebar 3 meter," terang Dandim kepada hariankota.com.

Tidak hanya rehab masjid, program TMMD menyasar perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak tiga unit, dan perawatan lapangan desa setempat, tepatnya di Dukuh Sudimoro.

"Untuk sasaran non fisik antara lain berupa penyuluhan-penyuluhan seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan kamtibmas, serta penyuluhan tentang virus corona," papar Agus.

Diketahui, anggaran TMMD Sengkuyung II kali ini bersumber dari APBD Provinsi Jateng sebesar Rp 251 juta dan APBD Sukoharjo sebesar Rp 325 juta. Total anggaran yang akan digunakan sebesar Rp 586 juta.

"Tujuan TMMD ini membantu Pemkab Sukoharjo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan bersifat sasaran fisik maupun sasaran non fisik. Disisi lain juga memantapkan Kemanunggalan TNI Rakyat (KTR) dalam rangka menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh," imbuhnya.

Sementara, Asisten I Sekda, Sukito menyampaikan, TMMD adalah salah satu program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dengan tujuan mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah.

"Harapannya, kesejahteraan masyarakat di daerah juga meningkat. Selain sasaran pokoknya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, TMMD juga bertujuan sebagai upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat," pungkasnya.


Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi



Share this Article :