Rekomendasi

Corona Melonjak Luar Biasa, Rumah Sakit Mulai Dirikan Tenda Darurat

Selasa, 29 Juni 2021 : 19.08
Published by Hariankota


SUKOHARJO - Sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Sukoharjo mulai mendirikan tenda darurat, salah satunya Rumah Sakit Nirmala Suri, Sukoharjo. Informasi yang didapat, tenda biru dengan logo Kementerian Sosial (Kemensos) itu digunakan untuk menampung pasien darurat sekaligus sebagai tempat screening.

Dua tenda besar dengan masing - masing berisi tiga bed /tempat tidur (TT) pasien itu tepat berdiri dihalaman depan rumah sakit. Dari dua tenda itu, salah satunya terlihat sudah terisi pasien.

Kepala Humas RS Nirmala Suri, Nur Rochim saat dikonfirmasi di kantornya maupun di hubungi melalui sambungan telepon belum memberi jawaban. Namun oleh Jubir Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati membenarkan, bahwa tenda darurat untuk menampung pasien.

"Betul, untuk antrian di UGD dan pemantauan kasus (Covid-19)," jawab Yunia kepada hariankota com melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (29/6/2021).

Disampaikan, saat ini berdasarkan update data terbaru, ruang perawatan rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo terkait penanganan Covid-19 hampir penuh.Tingkat keterisian TT BOR ICU (Bed Occupancy Rate Intensive Care Unit) sudah tembus 94%. Sedangkan untuk BOR Isolasi tembus diangka 93%.

"Dari seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Sukoharjo, jumlah TT ICU Covid-19 ada 48, sudah terisi 45. Sedangkan untuk TT isolasi, terisi 408 dari total sebanyak 448. Ini data terbaru yang dilaporkan pukul 08.00 WIB tadi ," terang Yunia.

Dari data tersebut diketahui beberapa rumah sakit, TT BOR ICU dan TT BOR Isolasinya sudah mencapai 100%. Diantaranya RS Nirmala Suri, RS Dr Oen Solo Baru, dan RS Khusus Bedah Karima Utama Kartasura. Sedangkan rumah sakit lainnya rata-rata hampir mendekati 100%.

Hanya RS Ortopedi Prof Dr. Soeharso Pabelan, Kartasura yang baru terisi 50% untuk TT BOR ICU, dan 53% untuk TT BOR Isolasi.

Sebelumnya, Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kegiatan vaksinasi massal dalam rangka Hari Bhayangkara, Sabtu (26/6/2021) lalu mengungkapkan, saat ini Sukoharjo masuk zona merah karena mengalami lonjakan luar biasa penyebaran corona.

"Rumah Sakit sudah penuh semua. Cari (ruang) ICU tidak ada (penuh-Red), cari ruang isolasi sudah penuh. Jadi, kami berharap tolong sampaikan kepada saudara, anak, atau siapapun, sebisa mungkin kalau tidak penting jangan bepergian. Atau kalau terpaksa keluar rumah, maka harus memakai masker dengan benar," tandas Bupati.



Reporter; Sapto Nugroho
Penulis; Sapto Nugroho
Editor: Jumali



Share this Article :