Rekomendasi

Disdikbud Sukoharjo : Terlalu Lama Sekolah Daring, Motivasi Belajar dan Kompetensi Siswa Menurun

Senin, 21 Juni 2021 : 18.42
Published by Hariankota

Uji coba PTM di Sukoharjo (Foto: Sapto Nugroho)

SUKOHARJO
- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Darno menyatakan, selama 18 bulan melaksanakan pembelajaran daring di tengah pandemi Covid-19, telah berdampak pada kurikulum karena hanya hal esensi saja yang diberikan.

Pantauan hariankota.com, hal itu disampaikan dalam hearing dengan Komisi IV DPRD Sukoharjo, Senin (21/6/2021), terkait rencana pembukaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah pada tahun ajaran baru tahun ini.

"Selama ini asesmen penilaian juga mengalami kendala karena ujian dilakukan di rumah. Selain itu, juga berdampak pada penurunan motivasi belajar dan kompetensi siswa. Istilahnya “Loss Learning”,” kata Darno.

Ia menyampaikan, di Kabupaten Sukoharjo PTM sudah dimulai akhir 2020 lalu dengan uji coba di 14 sekolah jenjang SMP. Dari hasil evaluasi, selama pelaksanaan uji coba PTM berjalan lancar dan tidak ada masalah.

"Nah, untuk PTM tahun ajaran baru nanti, dari Kemendikbud sendiri sudah menyatakan PTM mulai Juni nanti tidak bisa ditawar," papar Darno.

Sebagai langkah persiapan, saat ini Disdikbud Sukoharjo sudah menyusun petunjuk teknis (juknis) yang sangat detail mengatur bagaimana siswa mulai dari rumah, perjalanan, masuk kelas hingga pulang ke rumah.

"Semua sekolah dalam proses menyiapkan diri terkait sarana prasarana protokol kesehatan. Nantinya ada tim penilai yang akan menilai layak tidaknya sekolah menggelar PTM,” ujarnya.

Menyinggung vaksinasi terhadap guru, Darno menyampaikan, untuk guru SMP sudah sebagian besar mendapat vaksin lengkap, dan saat ini juga tengah dilaksanakan vaksinasi dosis pertama untuk guru SD.

"Sementara untuk guru PAUD belum dilakukan. Nantinya, meski dilakukan PTM sifatnya sangat terbatas hanya sekitar 20%, untuk 80%-nya masih daring,” imbuhnya.

Menanggapi, dalam hearing yang juga dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo ini, Komisi IV DPRD Sukoharjo meminta Disdikbud untuk tidak memaksakan pelaksanaan PTM di tahun ajaran baru nanti sebelum melakukan persiapan matang .

Oleh Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi yang memimpin jalannya hearing, disampaikan, pihaknya  ingin tahu secara rinci sejauh mana persiapan Disdikbud terkait rencana pembukaan PTM tahun ajaran baru nanti.

“Kami ingin tahu bagaimana persiapan dinas terkait PTM tahun ajaran baru nanti. Jangan sampai pelaksanaan PTM justru memunculkan klaster penularan baru,” pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :