Rekomendasi

Sukoharjo Siaga Lonjakan Corona, Petugas Gabungan Gandakan Operasi Yustisi

Sabtu, 12 Juni 2021 : 20.39
Published by Hariankota

Petugas gabungan di Sukoharjo menggelar operasi yustisi penegakan disiplin prokes ( foto Sapto Nugroho)

SUKOHARJO -  Angka kasus penyebaran Covid-19 disejumlah daerah meningkat tajam beberapa pekan terakhir pasca Hari Raya Idulfitri. Di Jawa Tengah (Jateng) melonjaknya kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Kudus, dan 32 daerah lainnya berpotensi menyusul jika tidak segera mengambil langkah taktis pencegahan.

Dari 32 daerah itu salah satunya Kabupaten Sukoharjo yang kini berada di zona oranye. Sebagai langkah antisipasi, aparat gabungan TNI-Polri bersama Dishub, DKK dan Satpol PP melipatgandakan frekuensi operasi yustisi guna mencegah penyebaran virus corona di Kota Makmur.

Operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan ( prokes) secara masif digelar setiap hari 4 kali, mulai pagi hingga sore hari. Sasarannya mulai tempat - tempat padat arus lalu lintas hingga pasar dan mall.

Dalam tiap operasi, petugas menghimbau pengguna jalan untuk selalu mengenakan masker. Mereka yang kedapatan tidak memakai masker mendapat teguran petugas dan diberi masker gratis. 

"Sekarang satu hari dilaksanakan operasi yustisi empat kali dari pagi sampai sore. Untuk pagi, kami menyasar pengguna jalan. Sedangkan sorenya, ketempat pusat perbelanjaan seperti mall, dan tempat kuliner, " terang Kasi Ops Satpol PP Sukoharjo, Karyono kepada hariankota.com, Sabtu (12/6/2021) sore.

Disisi lain, meskipun himbauan pada warga masyarakat untuk selalu memakai masker hampir setiap saat disampaikan, namun masih saja ada warga yang abai tidak mau memakai. Ada juga yang memakai, tapi tidak dipakai sebagaimana mestinya.

"Terhadap warga yang kedapatan tidak disiplin, langsung kami tegur ditempat. Selain teguran lisan, mereka yang melanggar prokes kami data," terangnya.

Tindakan tegas berupa pembubaran kerumunan beberapa kali juga sudah dilakukan.Jenis kerumunan yang dibubarkan pun beragam seperti kerumunan driver ojek online serta kerumunan pengunjung warung makan. Mereka terpantau duduk berdekatan dan tak pakai masker.

“Kami harap masyarakat peduli dan berusaha menjaga diri dan keluarga, serta kerabat dekat masing - masing. Ini bukan tentang diri kita saja, tetapi juga keluarga, teman dan kolega di sekitar kita,” tegas Karyono

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis; Sapto Nugroho
Editor; Gunadi

Share this Article :