Rekomendasi

Pastikan Tidak Ada Penimbunan, Kapolres Sukoharjo Sidak Distributor Oxygen

Jumat, 09 Juli 2021 : 23.15
Published by Hariankota


SUKOHARJO - Tingginya angka kenaikan kasus Covid-19 di berbagai daerah Solo Raya membuat permintaan oxygen sejak beberapa pekan terakhir naik tajam hingga terjadi kelangkaan. Imbasnya, beberapa rumah sakit mengalami kekurangan dalam mencukupi kebutuhan, khususnya untuk penanganan pasien Covid-19.


Merespon kelangkaan oxygen tersebut, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melakukan sidak mendatangi perusahaan sekaligus distributor oxygen di wilayah Sukoharjo, yakni PT. Langgeng Oxygen di Brontowiryan, Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Jum'at (9/7/2021).


"Pengecekan disalah satu distributor oxygen yang ada di wilayah Sukoharjo ini, merespon informasi adanya kelangkaan oxygen. Kami ingin melihat proses dan kapasitas produksinya apakah dapat memenuhi kebutuhan konsumen," kata Kapolres kepada hariankota.com dilokasi pengecekan.


Hasil dari pengecekan, Kapolres yang datang bersama Kasat Reskrim AKP Sapto Tarjono mendapat penjelasan dari pihak perusahaan, bahwa distribusi dan kemampuan kapasitas produksi oxygen untuk memenuhi tingginya permintaan sudah ditingkatkan secara maksimal.


"Jadi setelah mendapat kiriman bahan baku berupa liquid dari Gresik, Jawa Timur, langsung di tampung dalam tanki besar pengolahan yang ada disini. Dari tanki itu kemudian di alirkan ke tabung-tabung kosong dan setelah selesai langsung dikirim ke rumah sakit yang membutuhkan," terangnya.


Mengingat kapasitas produksi tidak bisa memenuhi tingginya kebutuhan, akhirnya saat bahan baku yang ditampung habis, terjadi jeda kekosongan. Produksi untuk beberapa waktu terhenti lantaran harus menunggu kiriman liquid dari Gresik untuk selanjutnya kembali di tampung dalam tanki.


"Kapasitas produksi sebenarnya juga sudah dinaikkan dua kali lipat, namun karena kebutuhan yang luar biasa tinggi maka terjadilah kelangkaan itu. Dari perusahaan juga sudah menambah instalasi pengisian tabung, dari 24 menjadi 38. Untuk pengisian butuh waktu 30 menit," paparnya.


Dari kondisi tersebut, Kapolres menyampaikan akan berupaya mencari tambahan kekurangan pasokan kebutuhan oxygen rumah sakit yang ada di Sukoharjo dengan mencari alternatif distributor lain untuk diajak bekerja sama. Bahkan Kapolres juga siap mengerahkan armada truk Dalmas untuk membantu mendistribusikan.


"Kami sudah membentuk Tim Satgas dipimpin Kasat Reskrim untuk mencari distributor lain agar dapat memenuhi kebutuhan rumah sakit yang ada di Sukoharjo. Jadi misalnya yang di sini sudah habis, maka dicarikan pasokan dari distributor lainnya, semacam tambal sulam dulu," imbuhnya.


Sementara Manager PT. Langgeng Oxygen, Agus Budiyanto mengaku kewalahan memenuhi naiknya permintaan dari 25 rumah sakit se Solo Raya yang menjadi langganan perusahaannya. Kenaikannya sangat luar biasa jika dibandingkan dengan permintaan pada tahun 2020 lalu, atau pada awal pandemi. Angkanya mencapai tiga kali lipat.


"Sekarang ini kami tidak saja menambah kapasitas produksi, tapi bisa dibilang karyawan juga bekerja 24 jam nonstop. Kiriman bahan baku dari Gresik juga sudah ditambah menjadi dua kali dalam sehari dengan kapasitas tanki setiap kiriman isinya 12 ton. Sedangkan untuk produksi per hari mencapai 1.000 tabung," pungkasnya.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :